Pengertian Processor: Fungsi, Cara Kerja & Jenis-Jenisnya

Ringan dan cepat, itulah kesan yang kita rasakan saat menggunakan perangkat komputer atau smartphone di era saat ini.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya tentang bagaimana proses kerja perangkat tersebut, khususnya bagian yang sering kita sebut sebagai “otak” komputer, yaitu processor?

Artikel ini akan membahas Pengertian Processor, fungsi, komponen, cara kerja dan jenis-jenisnya untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai salah satu contoh perangkat keras ini.

Pengertian Processor

Processor, juga dijuluki sebagai CPU (Central Processing Unit), adalah sebuah chip elektronik yang bertugas mengendalikan dan menjalankan berbagai elemen yang ada pada komputer.

Processor adalah bagian terpenting yang ada dalam sistem komputasi, karena hampir semua fungsi dan operasi komputer digerakkan oleh komponen ini.

Dalam istilah umum, pengertian dari processor bisa didefinisikan sebagai otak dari sebuah komputer, tempat di mana semua perhitungan dan proses data berlangsung.

Sebagai komponen pusat dalam sistem komputasi, barang tentu processor memiliki peran yang sangat penting.

Dari mulai memastikan komputer bekerja dengan semestinya, menjalankan proses informasi, hingga mengatur kestabilan komponen lainnya.

Fungsi Processor Pada Komputer

Berikut adalah sejumlah fungsi utama dari processor dalam sistem komputasi:

Memastikan Komputer Supaya Bekerja Dengan Semestinya

Processor bertugas untuk memastikan bahwa sistim operasi dan semua aplikasi yang sedang berjalan pada komputer dapat berfungsi dengan baik.

Sebuah processor yang berkualitas akan akan mencegah terjadinya hang atau freeze pada komputer.

Menjalankan Proses Informasi Pada Komputer

Processor adalah komponen pusat yang mengolah seluruh proses data dan informasi yang ada di komputer.

Data yang diberikan kepada komputer akan diproses oleh processor dan hasilnya akan dikeluarkan dalam bentuk yang bisa dimengerti oleh pengguna.

Memberikan Perintah Kepada Masing-Masing Komponen Komputer

Seluruh komponen yang ada di dalam komputer bekerja berdasarkan perintah yang diberikan oleh processor ini. Processor akan memberikan instruksi kepada setiap bagian komputer untuk menjalankan tugasnya masing-masing.

Menjaga Performa Komputer

Processor juga bertanggung jawab untuk menjaga performa dari komputer. Semakin kuat dan cepat processor, maka semakin cepat pula proses kerja dari komputer tersebut.

Menunjang Kegiatan Spesifik Komputer

Terdapat beberapa processor yang dirancang khusus untuk mendukung kegiatan-kegiatan tertentu pada komputer, seperti gaming, rendering, atau komputasi yang memerlukan daya proses tinggi.

Mengolah Perhitungan Algoritma

Algoritma yang ada di dalam program aplikasi akan dieksekusi oleh processor. Pengolahan algoritma ini sangat penting untuk menjalankan berbagai aplikasi dan program pada komputer.

Menjaga Stabilitas Komponen Komputer

Processor akan menjaga stabilitas dari berbagai komponen yang ada di dalam komputer. Jika ada komponen yang mengalami kerusakan, maka processor akan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada sistem.

Mendukung Kebutuhan Spesifik Komputer

Ada juga beberapa processor yang telah dirancang secara khusus untuk mendukung kebutuhan komputasi tertentu, seperti pengolahan grafis tinggi atau komputasi paralel.

Komponen Prosesor Pada Processor

Umumnya, sebuah processor terdiri atas tiga komponen utama, yaitu:

Control Unit (CU)

CU adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menginterpretasikan dan menjalankan instruksi yang ada pada program komputer.

Arithmetics Logical Unit (ALU)

ALU adalah bagian dari processor yang mentransformasikan data serta melaksanakan operasi matematika dan logika.

Register Unit (RU)

RU adalah komponen terakhir yang digunakan sebagai tempat penyimpanan dalam processor.

Cara Kerja Processor

Perangkat komputer, entah itu PC atau smartphone, memiliki “otak” yang bernama processor.

Processor adalah komponen vital yang mengendalikan semua fungsi dan mengolah semua data dalam sistem. Dalam operasionalnya, processor melakukan beberapa tahapan berikut :

Menggunakan ALU Untuk Melakukan Operasi Matematis

Arithmetic Logic Unit (ALU) adalah bagian dari processor yang bertugas melakukan operasi matematis dan logika.

Setiap data yang diproses oleh komputer berjalan melalui ALU, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan operasi logika lainnya.

ALU menerima data dari memori melalui bus data dan kemudian melakukan operasi pada data tersebut berdasarkan kode instruksi. Setelah operasi selesai, hasilnya dikirim kembali ke memori.

Memindahkan Data dari Satu Lokasi Memori ke Lokasi Lain

Salah satu fungsi terpenting dari processor adalah memindahkan data dari satu lokasi memori ke lokasi lain. Ini sangat penting untuk operasi sistem dan aplikasi.

Misalnya, saat Anda membuka aplikasi, processor memindahkan data aplikasi dari memori sekunder ke memori utama untuk dijalankan.

Mengambil Keputusan Serta Melompat ke Instruksi Lain

Bukannya bekerja secara linear, processor seringkali harus melompat dari satu instruksi ke instruksi lain yang tidak berurutan. Ini disebut sebagai pengambilan keputusan.

Misalnya, saat menjalankan program yang memiliki percabangan, processor harus dapat memutuskan percabangan mana yang akan dijalankan.

Jenis-Jenis Processor

Setelah mengetahui cara kerja processor, mari kita pelajari beberapa jenis processor yang ada di pasar saat ini. Berikut adalah beberapa di antaranya :

Intel

Intel Corporation adalah produsen semikonduktor multinasional Amerika yang berbasis di Santa Clara, California.

Intel dikenal luas atas kontribusinya dalam revolusi komputer sejak didirikan pada tahun 1968. Intel memproduksi berbagai jenis processor, salah satunya adalah Intel Core yang populer.

AMD (Advanced Micro Devices)

Advanced Micro Devices (AMD) adalah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika yang berbasis di Santa Clara, California.

AMD terkenal dengan processor-nya yang menawarkan performa yang baik dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan kompetitornya.

ARM

ARM Holdings adalah perusahaan teknologi multinasional yang berbasis di Inggris yang merancang arsitektur dan lisensi prosesor ARM.

Prosesor ARM digunakan secara luas dalam perangkat seluler seperti smartphone dan tablet.

Cyrix

Cyrix Corporation adalah perusahaan semikonduktor yang beroperasi mulai 1988 hingga 1997. Cyrix dikenal terutama karena prosesor x86 mikro yang kompetitif dengan prosesor Intel dan AMD.

Transmeta

Transmeta adalah perusahaan semikonduktor yang beroperasi pada pertengahan 1990-an hingga 2005. Transmeta terutama dikenal untuk prosesor x86 yang dirancang untuk komputasi hemat energi.

Via

Via Technologies adalah produsen semikonduktor Taiwan yang beroperasi sejak 1987. Via terutama dikenal akan chipset-nya, namun juga memproduksi CPU x86.

Apple Processor

Processor buatan Apple atau dikenal juga dengan nama Apple Silicon menjadi tonggak sejarah baru untuk perusahaan tersebut.

Menggunakan arsitektur ARM, processor ini digunakan di semua perangkat Apple mulai dari iPhone, iPad, hingga Mac.

IBM Processor

International Business Machines (IBM) adalah perusahaan teknologi dan konsultasi multinasional yang berbasis di Amerika.

IBM memproduksi dan menjual perangkat keras dan perangkat lunak, termasuk berbagai jenis prosesor seperti PowerPC dan zSeries.

IDT Processor

Integrated Device Technology (IDT) adalah perusahaan semikonduktor Amerika yang beroperasi mulai 1980 hingga 2019.

IDT dikenal terutama karena prosesor mikro x86 kompetitif dengan processor lain seperti Intel dan AMD.

Tiap jenis processor diatas tentu memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Selain itu, jenis processor yang dipilih juga mempengaruhi kinerja perangkat secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara kerja dan jenis-jenis processor sebelum memutuskan untuk membeli perangkat baru.

Tinggalkan komentar