Pengertian Hardware, Fungsi, Jenis, Struktur dan Alur Kerjanya

Merupakan salah satu komponen penting dalam sistem komputer. Ketidakhadirannya pun akan menyebabkan sebuah komputer tidak akan dapat bekerja dengan semestinya.

Selain itu, seiring dengan perkembangan teknologi, hardware atau juga yang bisa disebut dengan sebutan perangkat keras ini yang digunakan dalam sistem komputer juga terus berkembang mengikuti berbagai kebutuhan pengguna

Pada artikel ini solusipc.com akan menjelaskan mengenai hardware, meliputi pengertian, ciri-ciri, fungsi utama, jenis-jenis, dan cara kerja dari perangkat keras.

Pengertian Hardware

Hardware adalah perangkat fisik yang ada pada komputer atau sistem komputer, seperti CPU, RAM, motherboard, keyboard, hingga mouse.

Komponen-komponen ini bekerja bersama-sama secara terintegrasi untuk memproses, menyimpan, dan menghasilkan informasi sesuai dengan perintah yang diberikan oleh software.

Dalam sistem komputer, hardware merupakan salah satu komponen penting yang menopang fungsi dari sebuah komputer. Contoh lain dari perangkat keras adalah monitor, printer, dan speaker.

Dalam kegunaan sehari-hari, kita sering berinteraksi dengan hardware, seperti saat menekan tombol keyboard untuk mengetik atau menggerakkan mouse komputer untuk mengklik sebuah program.

Secara umum, kita mengenal 4 jenis perangkat keras, yaitu hardware input, output, process, dan storage device.

Ciri-ciri Hardware

Karena karakterisitiknya yang bersifat keras, maka dapat diketahui bahwa ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

Bisa di Raba (Mempunyai Bentuk Fisik)

Hardware adalah komponen yang memiliki bentuk fisik. Kenyataannya, kita bisa meraba dan melihat komponen-komponen perangkat keras, seperti keyboard, monitor, atau CPU.

Bentuk fisik ini membedakan hardware dari software yang merupakan program atau perintah yang menyebabkan perangkat keras berfungsi.

Kebanyakan Bertekstur Keras

Sebagian besar hardware memiliki tekstur keras yang berasal dari material yang digunakan, seperti plastik dan logam.

Misalnya, casing CPU umumnya terbuat dari logam, sementara keyboard biasanya terbuat dari plastik. Tekstur keras ini bertujuan agar hardware lebih tahan lama, kuat, dan awet.

Posisinya Kebanyakan Berada di Luar Komputer

Beberapa perangkat keras berada di luar casing komputer, seperti keyboard, mouse, monitor, dan printer. Hardware ini umumnya digunakan sebagai sarana interaksi antara pengguna dan komputer.

Hardware eksternal ini memudahkan pengguna dalam menggunakan komputer dan menjalankan berbagai aplikasi yang ada.

Jembatan Antara Pengguna dan Software

Hardware berfungsi sebagai jembatan antara pengguna dan software. Kita memberikan perintah melalui keyboard atau mouse, dan komputer melakukan operasi sesuai perintah yang diberikan.

Kemudian komputer menghasilkan output melalui monitor atau speaker. Dalam proses ini, peran perangkat keras sangat vital.

Fungsi Utama Hardware

Memberi Output

Salah satu fungsi utama hardware adalah memberikan output kepada pemakai. Output bisa berupa data yang ditampilkan pada monitor, suara yang dikeluarkan melalui speaker, atau dokumen yang dihasilkan oleh printer.

Output ini berguna untuk menyampaikan hasil pemrosesan data atau informasi yang diperoleh dari input pengguna.

Menerima Input

Hardware berfungsi untuk menerima input dari pengguna. Input ini bisa berupa perintah yang diberikan melalui keyboard, mouse, atau perangkat input lainnya.

Input yang diberikan pengguna kemudian diproses oleh komputer dan menghasilkan output yang diinginkan.

Menyimpan Informasi dan Data

Komputer juga berfungsi untuk menyimpan informasi dan data dalam bentuk digital. Hardware, seperti hardisk, SSD, dan memori RAM, digunakan untuk menyimpan data tersebut.

Informasi dan data yang disimpan adalah hasil dari proses pengolahan data yang dilakukan oleh komputer.

Mengolah Informasi dan Data

Proses mengolah informasi dan data dilakukan oleh komponen-komponen perangkat keras seperti CPU dan memori. Melalui perangkat ini, data masukan akan diolah sesuai dengan perintah dari software.

Proses ini melibatkan berbagai operasi, seperti perhitungan, penyortiran, dan pengubahan data. Selanjutnya, hasil pengolahan data ini akan dikeluarkan dalam bentuk output.

Jenis-Jenis Hardware

Berdasarkan fungsinya, Dapat dikategorigakan sebagai berikut:

Hardware Output

Hardware output adalah perangkat yang menghasilkan output dari proses pengolahan data oleh komputer. Contohnya adalah monitor, speaker, dan printer.

Monitor bekerja dengan menampilkan hasil pengolahan data dalam bentuk teks atau grafik, sedangkan speaker mengeluarkan suara yang berkaitan dengan data yang diproses.

Printer digunakan untuk mencetak dokumen yang dihasilkan dari pengolahan data.

Hardware Input

Hardware input adalah perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau perintah ke dalam komputer, seperti keyboard, mouse, microphone, dan scanner.

Keyboard digunakan untuk mengetikkan teks atau perintah, mouse untuk menggerakkan kursor dan mengklik perintah, microphone untuk merekam suara, dan scanner untuk mengubah dokumen cetak menjadi dokumen digital.

Hardware Process

Hardware process adalah perangkat yang berperan dalam mengolah informasi dan data. Contoh utamanya adalah CPU (Central Processing Unit) dan GPU (Graphical Processing Unit).

CPU bekerja dengan melakukan berbagai perhitungan dan pengolahan data dengan cepat, sementara GPU merupakan prosesor khusus yang digunakan untuk menghasilkan grafis yang ditampilkan di monitor.

Storage Device

Storage device adalah perangkat yang digunakan untuk menyimpan data dan informasi. Contohnya adalah hard disk, SSD (Solid State Drive), dan memori RAM.

Hard disk dan SSD berfungsi untuk menyimpan data dalam jangka panjang, sedangkan memori RAM berfungsi untuk menyimpan data sementara yang sedang diproses oleh komputer.

Perangkat Tambahan

Selain hardware di atas, terdapat beberapa perangkat tambahan yang sering digunakan dalam komputer, seperti modem, router, dan kartu jaringan.

Perangkat-perangkat ini digunakan untuk memungkinkan komputer terhubung ke jaringan internet atau jaringan lokal, sehingga dapat berkomunikasi dengan komputer lain atau bertukar data dan informasi.

Struktur Hardware

Supaya dapat menjalankan fungsinya secara optimal, di dalam suatu perangkat keras pasti akan memiliki empat bagian yang sangat penting untuk memproses eksekusi perintah dari pengguna. Yaitu:

Arithmetic and Logic Unit (ALU)

Arithmetic and Logic Unit (ALU) merupakan salah satu komponen dalam Central Processing Unit (CPU) yang bersangkutan dengan melakukan operasi matematika dan logika dalam sebuah sistem komputer.

ALU biasanya terdiri dari beberapa blok fungsional yang dirancang untuk melakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, serta operasi logika seperti AND, OR, dan NOT.

ALU memiliki dua input yang disebut operan dan gudang untuk menyimpan hasil operasi. Selain itu, ALU juga dilengkapi dengan beberapa register dan penyimpan data sementara.

Operan yang akan diproses diperoleh dari data dalam register atau memory dan hasil operasinya akan disimpan dalam register atau memory.

Pada saat sistem operasi mendapatkan perintah atau kode instruksi dari software aplikasi, ia akan menjalankan instruksi tersebut menggunakan ALU sebagai salah satu komponen utama dalam mendukung jalannya instruksi tersebut.

Daripada mengambil beberapa siklus untuk melakukan operasi secara langsung pada memori, CPU akan memanfaatkan ALU yang membantu untuk mereduksi waktu eksekusi proses.

Memory

Memory atau memori merupakan salah satu komponen perangkat keras yang berfungsi sebagai penyimpan data dan informasi pada sistem komputer.

Dalam hal ini, memory dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu memori primer atau memori utama dan memori sekunder atau memori penyimpanan.

Memori primer berfungsi untuk menyimpan data yang akan diakses oleh komputer secara temporary. Jenis memori primer adalah Random Access Memory (RAM) dan Read Only Memory (ROM).

RAM yang bersifat volatile menggabungkan program dan data dalam waktu nyata, sehingga hilang ketika daya listrik padam. Sebaliknya, ROM berfungsi untuk menyimpan data pada perangkat keras yang tidak akan hilang meskipun daya listrik padam.

Sementara memori sekunder, fungsinya adalah untuk menyimpan data dalam jangka panjang.

Hard disk, Solid State Drive (SSD), dan media penyimpanan eksternal seperti flash disk serta CD/DVD-ROM adalah beberapa contoh memori sekunder yang digunakan dalam sistem komputer.

Central Unit

Central Processing Unit (CPU) atau Central Unit (CU) adalah salah satu komponen perangkat keras yang berfungsi sebagai pusat pengontrol dan pemroses data dalam sistem komputer.

CPU terbagi menjadi dua bagian berdasarkan fungsi, yaitu ALU dan Control Unit (CU).

Control Unit (CU) memiliki tugas untuk mengatur dan mengendalikan semua proses yang berhubungan dengan aliran data pada sistem komputer.

CU juga berfungsi dalam melaksanakan kode instruksi dari perangkat lunak yang berjalan pada perangkat komputer. Proses ini melibatkan CU dalam pengiriman dan penerimaan data dari ALU, memori, dan perangkat Input/Output (I/O).

Beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja sebuah CPU meliputi jumlah core (inti), frekuensi clock, serta teknologi manufaktur yang digunakan dalam pembuatan CPU tersebut.

Hal ini menentukan seberapa cepat dan efisien CPU dalam memproses data dan menjalankan aplikasi.

Alat Input dan Output (I/O)

Perangkat Input/Output (I/O) merupakan alat yang digunakan dalam sistem komputer untuk mengirimkan dan menerima data serta instruksi.

Perangkat I/O dibedakan menjadi dua jenis, yaitu perangkat input yang berfungsi untuk menerima data dari pengguna atau sumber eksternal ke dalam sistem, dan perangkat output yang berfungsi untuk mengirimkan hasil pemrosesan data ke pengguna atau sumber eksternal lainnya.

Beberapa contoh perangkat input antara lain keyboard, mouse, scanner, dan kamera internet. Sementara contoh perangkat output antara lain monitor, printer, dan speaker.

Sistem komputer menggunakan driver (pengendali) untuk berkomunikasi dengan perangkat I/O, sehingga dapat berjalan dengan baik dan sesuai fungsi yang diinginkan.

Alur Kerja Hardware

Alur kerja perangkat keras melibatkan proses pemrosesan data yang berjalan secara sistematis dan terorganisir. Proses ini dimulai dengan pengguna yang mengirimkan data atau informasi melalui perangkat input.

Kemudian, data tersebut akan diterima oleh sistem komputer dan disimpan dalam memori primer agar dapat diakses oleh CPU sesuai dengan instruksi yang diberikan pengguna.

Selanjutnya, CPU akan mengolah data tersebut menggunakan ALU dan memproses instruksi yang diberikan sesuai dengan kode program yang sedang dijalankan.

Hasil pemrosesan data kemudian akan disimpan kembali ke dalam memori primer.

Terkadang, komputer akan menyimpan hasil pemrosesan data ke dalam memori sekunder pada beberapa kasus tertentu, seperti penyimpanan data dalam format file atau ketika pengguna memintanya.

Kemudian, hasil pemrosesan data akan dikirimkan ke perangkat output untuk ditampilkan kepada pengguna.

Hardware memiliki peran yang sangat penting dalam sistem komputer. Tanpa perangkat keras, sistem komputer tidak akan bisa berfungsi dengan baik.

Penutup

Oleh karena itu, memahami pengertian, fungsi, jenis, serta alur dan struktur kerja perangkat keras sangat penting bagi setiap pengguna komputer.

Semoga artikel ini bisa membantu Anda untuk lebih memahami konsep dasar perangkat keras serta proses pemrosesan data yang terjadi pada sistem komputer.

Tinggalkan komentar